No image available for this title

Text

Sengsara membawa nikmat



Midun tidak habis pikir. bagaimana mungkin kacak-penghulu yang kaya raya, bangsawan tinggi kemenakan aja di kampungan-menaruh iri dan dendam keopadanya, yang hanya seorang rakyat biasa? midun merasa tidak melakukan perbuatan yang salah,menyinggung, atau menyakiti orang lain. ia tidak menyadari, justru kehalusan budi pekerti dan kerendahan hatinya menyebabkan ia begitu di sayangi dan di bela oleh orang-orang sekampung, sehingga menerbitkan rasa cemburu dan benci kacak.
tak habis-habisnya kacak mencari akal untuk menjebak, menyiksa, bahkan mnghabisi nyawa orang yang tak di senanginya. niatnya tak pernah sampai karena penajagaan ayah dan guru silat midun. tetapi akhirnya uupaa kacak berhasil juga: midun di hukum penjara karna kesalahan yang sengaja ditimpakan kepadanya.


Availability

22448813 TUL sMy LibraryAvailable
22449813 TUL sMy LibraryAvailable

Detail Information

Series Title
-
Call Number
813 TUL s
Publisher Balai Pustaka : Jakarta.,
Collation
vi,206 hlm.; ilus.; 21 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-407-360-5
Classification
813
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
1
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available




Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this